Jumat, 1 Maret 2024

Kereta Api Hantam Minibus di Lumajang, 11 Orang Tewas

Zulkifli Fahmi
Minggu, 19 November 2023 23:16:00
Kondisi mobil elf yang ringsek usai ditabrak kereta api Probowangi di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/11/2023) malam. (Instagram/lumajang.ku)

Murianews, Lumajang – Kereta Api Probowangi rute Banyuwangi-Surabaya mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, minggu (19/11/2023).

Kereta api menabrak mobil elf warna biru bernomor polisi N 7646 T. Insiden yang terjadi pukul 19.53 WIB itu mengakibatkan 11 orang tewas.

Dirangkum dari berbagai sumber, kecelakaan terjadi saat mobil elf akan melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Ranu Pakis itu. Saat bersamaan melintas KA Probowangi dari arah timur (Jember) ke barat (Surabaya).

Akibat hantaman itu, mobil sempat terseret sekitar 50 meter. Mobil elf tersebut pun rusak parah, bagian bodi dan pintu hancur. Bahkan, ban serep sampai terlepas dari mobil.

Warga sekitar, Suyid menyebut kendaraan melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Saat melintasi perlintasan kereta api, mobil langsung dihantam kereta api yang melaji dari timur.

”Mobilnya kencang, keretanya kencang juga, langsung ditabrak,” kata Suyid, dikutip dari Kompas.com.

Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson Situmorang mengatakan, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 11 orang.

”11 orang meninggal dunia, 4 luka berat sedang di Puskesmas,” jelasnya.

Saat ini, petugas masih masih mengevakuasi para korban dari kecelakaan tersebut. Beberapa jenazah yang meninggal di rel dan sebelahnya ditutup menggunakan kain.

Berdasarkan pantauan, ambulans kemudian untuk melakukan evakuasi ke Rumah Sakit dr. Hariyoto Lumajang. Sementara ini kepolisian masih mendata korban.

”Kita belum tahu jumlah pastinya, termasuk asal korban. Kita masih mengumpulkan data terkait jumlah korban dan asal korban dari kecelakaan ini,” kata seorang polisi di tempat kejadian seperti dikutip dari ketik.co.id, Minggu (19/11/2023).

Pintu perlintasan tempat kejadian kecelakaan ini berjarak sekitar 2 KM menuju stasiun Klakah.

Dari stasiun tempat kejadian ini masih ada dua perlintasan kereta api lainnya yang tidak dilengkapi dengan palang pintu, sehingga cukup berbahaya bagi kendaraan yang melintas, apalagi di malam hari.

Komentar