Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penyebabnya, korban tak pernah mau diajak bercinta. Pengakuan MN, korban sudah tidak mau diajak asyik-asyik di tempat tidur pada Ramadan lalu.

Dikutip dari Detik.com peristiwa penganiayaan ini dilakukan MN di rumah mereka, pada 26 April 2023 lalu. Kini MN telah ditangkap polisi dan ditahan di Polsek Barumun.

”Mulai dari hari pertama puasa sampai hari terakhir puasa, bahkan sudah sampai Lebaran, aku minta mau berhubungan badan sama istriku, nyatanya enggak dikasih," kata Muksin di Polsek Barumun, Kamis (25/5/2023).

Menurutnya, ia merobek kemaluan istrinya itu dengan tangan. Kini ia mengaku menyesal karena terbawa emosi saat ditolak bercinta oleh istrinya.

”Aku kan walaupun manusia, ada salah ku, ada lupaku, ada khilafku, bahkan ada juga nafsuku. Enggak mungkinlah tertahankan aku. Sudah beberapa kali ku minta enggak dikasihnya juga," ujarnya.

Baca: Bejat! Pria di Sampang Tega Cabuli Anak Tiri sejak Masih SD, Baru Ketahuan saat Korban HamilSementara itu Kapolsek Barumun AKP Miptahuddin mengatakan pihaknya telah menangkap dan mentepkan suami korban sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 UU Nomor 23 tahun 2004 Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.Baca: Pria Linglung Bermobil di Kudus Bikin Geger, Sempat Pamer KemaluanDengan jeratan pasal itu, tersangka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sementara korban saat ini disebut sudah mulai membaik. Korban juga sudah dimintai keterangan oleh polisi.”Sudah sehat, tapi nggak tahu juga ya lukanya apa sudah sehat nggak tahu, tapi sudah ke kantor (Polsek) kemarin. Sudah bisa mempraktikkan (rekonstruksi," jelasnya.Baca: Bejat! Pria di Sampang Tega Cabuli Anak Tiri sejak Masih SD, Baru Ketahuan saat Korban Hamil

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler