Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Waktu miqat makani di Bir Ali dibatasi hanya 30 menit. Para jemaah haji akan mengambil miqat makani di masjid ini dalam perjalanan dari Madinah ke Makkah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Zaenal Muttaqin mengatakan dengan kebijakan ini, pihaknya mengimbau jemaah haji mulai memakai kain ihram dan mandi di hotel masing-masing.

”Hari ini kami menerima pengumuman dari otoritas Arab Saudi, bahwa mobil yang membawa jemaah hanya diperkenankan berhenti 30 menit di Bir Ali. Maka kami memberi imbauan, jemaah haji Indonesia memakai kain ihram dan mandi dari hotel masing-masing,” katanya dikutip dari laman Kemenag, Kamis (1/6/2023).

Baca: Layani Jemaah Haji Miqat di Bir Ali, Petugas Daker Madinah Siapkan Lima Posko

Jemaah haji juga disarankan untuk sudah menegambil wudu untuk menghemat waktu. Sehingga di Bir Ali tinggal salat sunah dan niat umrah.

Sementara jemaah haji yang sedang dalam kondisi kurang sehat dan lansia, disarankan untuk tidak turun dari bus. Niat umrah bisa dilakukan dari atas kendaraan saat tiba di Bir Ali.
”Bahkan jika lupa niat di bus waktu di Bir Ali, maka selama masih di wilayah Dzilhulaifah boleh niat,” sebutnya.Pada hari pertama, ada 1.899 jemaah yang akan diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah. Mereka tergabung dalam lima kloter. Sebanyak tiga kloter berangkat dari hotel di Madinah pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Dua kloter berikutnya berangkat pukul 16.00 WAS.”Petugas Sektor Bir Ali Daker Madinah siap menyambut jemaah yang akan mengambil miqat berihram di Bir Ali. Untuk efektivitas layanan, kita sudah siapkan lima posko di sana,” terang Zaenal, panggilan akrabnya.Baca: Mau Berangkat Haji? Begini Niat dan Lafaz Talbiyah yang Sesuai SunnahSetibanya di Makkah, jemaah haji Indonesia akan masuk terlebih dahulu ke hotel. Setelah istirahat sejenak, mereka akan diantar Bus Salawat menuju Masjidil Haram untuk menunaikan umrah. Bus Salawat beroperasi selama 24 jam di Makkah.“Sudah disiapkan 43 bis yang akan membawa jemaah pada pemberangkatan pertama dari Madinah ke Makkah. Kita juga berkoordinasi dengan pihak Bir Ali untuk kesiapan proses pemberangkatan jemaah yang melaksanakan ibadah haji yang dimulai dari umrah tamattu,” sebutnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler