Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sidang ujian doktor di UIN Sunan Kalijaga itu digelar pada Rabu (31/5/2023) lalu dan diketuai langsung Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Al Makin. Videonya viral setelah diunggah akun Tiktok @romobobsmf.

Tomo Anhon Michael memang tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Studi Islam UIN Sunan Kalijaga.

Dikutip dari Detik.com pada Rabu (7/6/2023), disertasi mengangkat judul ”Interaksi Agama dan Tradisi Lokal: Studi Akulturasi dan Apropriasi dalam Bangunan Rumah Ibadah Masjid Agung Rantepao dan Gereja Santa Theresia Rantepao di Toraja”.

Disertasi ini bahkan dipuji langsung oleh Rektur UIN Sunankalijaga. Menurutnya, disertasi Romo Anthon memperlihatkan budaya lokal yang diserap oleh dua agama sekaligus.

”Disertasi itu sangat bagus karena memperlihatkan bagaimana adat lokal diserap dalam dua agama besar, yaitu Islam dan Katolik. Ini adalah upaya yang sangat positif untuk mempererat silaturahim dan saling belajar antar umat dan antar iman," katanya, Selasa (6/6/2023).

Baca: Tawuran di Tamsis Bikin Yogyakarta Terbang di TwitterDisertasi Romo Anthon itu mengulas penggunaan unsur-unsur budaya Toraja dalam arsitektur bangunan di Masjid Agung Rantepao dan Gereja Santa Theresia Rantepao yang dicermati dalam konteks pengembangan iman lebih lanjut.Ia mengatakan, UIN Sunankalijaga memang menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang agama. Selain Romo Katolik, ada pula pendeta Kristen hingga penganut Buddha yang menempuh studi S2 maupun S3.Baca: Raih Gelar Doktor, Ganjar Minta Direktur Socufindo Bawa BUMN Lebih BaikTak hanya itu, banyak juga tokoh agama lain yang didatangkan ke UIN Sunan Kalijaga sebagai pengajar dan berbagi ilmu.”Ini adalah upaya yang sangat positif. Indonesia sangat memerlukan usaha semacam ini. Antar iman itu tidak ada persoalan, toleransi itu dipraktikkan dan dipelajari," imbuhnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler