Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara satu orang lagi yang ditangkap saat OTT merupakan pihak swasta yang mengaku sebagai staf di DPR RI.

Oknum ASN yang ditangkap berinisial KA. Sementara satu orang lagi adalah FY.

Selain mengamnakan dua orang, Polres Kepahiang juga menyita barang bukti uang runai sebesar Rp 300 juta.

”Benar kita melakukan OTT ada dua orang yang kita amankan. Salah satunya ASN dan ada uang Rp 300 juta," kata Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah, dikutip dari Tribratanews Polri pada Sabtu (1/7/2023).

Baca: Jokowi Tanggapi OTT KPK Terkait Proyek Jalur Kereta Api yang Diresmikannya

Ia mengatakan, uang Rp 300 juta yang diamankan tersebut diduga sebagai fee proyek.Dijelaskan jika oknum ASN yang ditangkap merupakan salah satu pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang.”Sementara ini, dua orang (ditangkap). Satu orang dari ASN sebagai kepala bidang di Dinas PMD Kabupaten Kepahiang. Satu lagi dari swasta yang mengaku sebagai staf salah satu anggota DPR RI. OTT ini terkait proyek irigasi desa," jelasnya lebih lanjut.Baca: Kasus Korupsi Mantan Kades Panjang Kudus Bergulir di Pengadilan TipikorKasus ini tengah dilakukan penyidikan menyeluruh dan pengembangan. Kedua orang yang ditangkap kini masih menjalani pemeriksaan.Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 11 dan Pasal 12 huruf e Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler