Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Mantan Menteri Pendayagunaan Apartur Negara era Presiden Soeharto, TB Silalahi meninggal dunia Senin (13/11/2023) malam. TB Silalahi meninggal dunia dalam usia 85 tahun.

TB Silalahi meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Meditra Jakarta Selatan, sekitar pukul 20.19 WIB. Kabar meninggalnya TB Silalahi ini ramai di media sosial.

Sejumlah akun ramai mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya TB Silalahi sejak semalam.

Kabar meninggalnya TB Silalahi dibenarkan Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani.

Diketahui TB Silalahi merupakan politisi Partai Demokrat yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden di era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

”Benar, informasinya seperti itu. Berita duka tersebut telah tersebar di beberapa WhatsApp grup Partai Demokrat yang sumber informasinya dari Bang Milton Pakpahan, menantu Almarhum,” katanya dikutip dari Kompas.com, Selasa (14/11/2023).

Dikutip dari berbagai sumber, nama lengkap TB Silalahi yakni Tiopan Bernhard Silalahi yang lahir 17 April 1938. Ia merupakan lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1961.

Jabatan militer terakhir TB Silalahi yakni Asisten 1 KSAD dengan pangkat Mayor Jenderal. Lepas dari militer, TB Silalahi menjabat sebagai Sekjen Departemen Pertambangan dan menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Pembangunan VI tahun 1993-1998.

Selama menjadi menteri, TB Silalahi mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa atau Doktor Kehormatan dari Filipina. Dia juga mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan menjadi Letnan Jenderal.

Di luar pemerintahan, TB Silalahi mendirikan Dewan Pembina Yayasan Soposurung yang mengelola sekolah unggulan di Balige, Sumatera Utara.

Karirnya di bidang politik TB Silalahi lebih banyak berkecimpung di Partai Demokrat. Pada Pemilu 2024 ia menjadi tim kampanye SBY dan kemudian menjadi Dewan Perimbangan Presiden SBY.

Di Partai Demokrat TB Silalahi sempat menjabat sebagai Ketua Pengawas Dewan Pembina.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler