Bobby Nasution Tunggu Tanggal Cantik Kembalikan KTA PDIP
Ali Muntoha
Selasa, 14 November 2023 13:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi dipecat dari PDIP. Pemecatan dilakukan setelah menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tak kunjung mengajukan surat pengunduran diri dan mengembalikan KTA.
Pemecatan itu berdasarkan surat DPC PDIP Kota Medan nomor 217 /IN/DPC-29.B-26.B/XI/2023 tertanggal 10 November 2023.
Sebelumnya PDIP memberikan waktu tiga hari kepada Bobby Nasution untuk melayangkan surat pengunduruan diri dan mengembalikan KTA ke DPC PDIP Kota Medan.
”Sampai batas waktu yang diberikan oleh DPP Partai bahwa Sdr. Muhammad Bobby Afif Nasution belum juga menyerahkan surat pengunduran diri dan KTA PDI Perjuangan kepada DPC PDI Perjuangan Kota Medan," isi surat pemecatan itu.
Sementara itu, Bobby Nasution menyatakan akan segera mengembalikan KTA ke PDIP. Ia menyebut menunggu tanggal cantik untuk mengembalikan KTA.
”Saya juga sudah berkoordinasi dengan sekretaris, nanti kita cari tanggal cantiknya," kata Bobby di Balai Kota Medan, Senin (13/11/2023) dikutip dari Tempo.co.
Sikap tegas dikeluarkan PDIP ke Bobby Nasution setelah menantu Jokowi itu terang-terangan mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Padahal PDIP mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai capres-cawapres. PDIP berkoalisi dengan PPP, Perindo, dan Hanura.



