Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Yogyakarta – Gunung Merapi kembali menyemburkan awan panas. Pada Senin (4/12/2023) sore, Gunung Merapi menyemburkan empat kali guguran awan panas secara beruntun.

Bahkan semburan awan panas guguran dari Gunung Merapi mencapai jarak tiga kilometer yang mengarah ke hulu Kali Boyong.

Berdasarkan informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) semburan awan panas dari Gunu Merapi itu terjadi mulai pukul 17.12 WIB hingga pukul 17.36 WIB.

Pada semburan awan panas pertama dari Gunung Merapi durasinnya berlangsung selama 244 detik, dengan jarak luncur 2.400 meter arah hulu Kali Boyong.

Semburan awan panas kedua dari Gunung Merapi terjadi pukul 17.16 WIB dengan Amplitudo max 53 mm, durasi selama 300 detik, dan jarak luncur 3000 meter arah hulu Kali Boyong.

Tujuh menit kemudian sekitar pukul 17.23 WIB terjadi semburan awan panas Gunung Merapi dengan Amplitudo max 53 mm, durasi 210 detik, jarak luncur 2000 meter arah hulu Kali Boyong. Dan guguran awan penas keempat terjadi beberapa menit kemudian.

”Pukul 17.36 WIB dengan Amplitudo max 50 mm, durasi 124 detik, jarak luncur 1200 meter arah hulu Kali Krasak. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,” tulis BPPTKG melalui akun medsosnya.

Status Gunung Merapi saat ini masih berada pada level siaga atau level III. Status ini bertahan sejak 25 Januari 2022 lalu.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler