Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satunya, yakni memfokuskan diri untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebab, kebakaran jenis ini memang cukup sulit dipadamkan.

Apalagi, ketika api sudah merembet ke dedaunan dan ranting pohon yang kering, sehingga perlu adanya penanganan yang ekstra.

Berdasarkan data dari BPBD Kudus sendiri, jumlah peristiwa kebakaran sepanjang tahun 2022 kemarin adalah sebanyak 65 kejadian. Di mana sembilan di antaranya adalah kebakaran di lahan tebu.

Baca: Inflasi Kudus Mencapai 0,21 Persen Pada Mei 2023

”Kami mulai fokus untuk melihat persoalan karhutla mengingat saat ini sudah masuk ke musim kemarau,” ucap Pelaksana harian Kepala BPBD Kudus Mundir, Rabu (7/6/2023).

Dia pun ikut mewanti-wanti masyarakat Kudus bilamana tengah menyalakan api untuk keperluan apapun diharapkan bisa ditunggu dan diawasi.
Dia juga mengimbau pada masyarakat di Kabupaten Kudus untuk memastikan semua listrik dalam keadaan mati bila tak ada orang di rumah. Hal tersebut bisa mencegah terjadinya arus pendek.Baca: Kudus Hari Ini Bercuaca Cerah Tapi Bikin GerahSelain mengecek instalasi listrik, warga juga diharapkan turut mengecek peralatan memasak seperti kompor. Karena dari peristiwa yang sudah-sudah, banyak peristiwa kebakaran yang disebabkan karena lupa mematikan kompor masak hingga sisa bakaran api yang merembet.”Segala sesuatu yang berkaitan dengan menyalakan api sebaiknya perlu diawasi dan jangan ditinggal,” tandasnya. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler