Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satunya, yakni memfokuskan diri untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebab, kebakaran jenis ini memang cukup sulit dipadamkan.
Apalagi, ketika api sudah merembet ke dedaunan dan ranting pohon yang kering, sehingga perlu adanya penanganan yang ekstra.
Berdasarkan data dari BPBD Kudus sendiri, jumlah peristiwa kebakaran sepanjang tahun 2022 kemarin adalah sebanyak 65 kejadian. Di mana sembilan di antaranya adalah kebakaran di lahan tebu.
Baca: Inflasi Kudus Mencapai 0,21 Persen Pada Mei 2023
”Kami mulai fokus untuk melihat persoalan karhutla mengingat saat ini sudah masuk ke musim kemarau,” ucap Pelaksana harian Kepala BPBD Kudus Mundir, Rabu (7/6/2023).
Dia pun ikut mewanti-wanti masyarakat Kudus bilamana tengah menyalakan api untuk keperluan apapun diharapkan bisa ditunggu dan diawasi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



