Ratusan Teknisi Kelistrikan Medis Ikuti Workshop Nasional Ikatemi
Anggara Jiwandhana
Minggu, 23 Juli 2023 15:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sebanyak 192 teknisi kelistrikan medis dari berbagai penjuru di Indonesia mengikuti kegiatan workshop nasional sistem kelistrikan di Rumah Sakit yang diselenggarakan Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) Pati.
Workshop nasional dengan tema sistem kelistrikan di rumah sakit dan pengaruhnya bagi alat kesehatan tersebut dilaksanakan di Hotel Hom Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/7/2023).
Ketua panitia workshop nasional Riati Hangayomi mengatakan, ada 63 peserta yang mengikuti workshop secara tatap muka. Sementara 129 peserta lainnya mengikuti kegiatan tersebut secara daring mengingat tempat tinggal peserta yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.
Dia menambahkan, sebagai seorang teknisi kelistrikan medis, di tiap tahunnya perlu adanya upgrade ilmu. Hal inilah yang melandasi terselenggaranya kegiatan pada hari ini.
”Kegiatan ini kami lakukan sebagai ajang silaturahmi dan juga sebagai ajang untuk belajar bersama, karena diketahui dari waktu ke waktu alat medis ini semakin canggih. Di sinilah kami saling berbagi ilmu,”ujarnya di sela kegiatan.
Dalam diskusi sendiri, banyak dari teknisi kelistrikan medis mengungkapkan permasalahan yang dialami di masing-masing daerah. Mulai dari tegangan listrik yang sering tidak stabil hingga hambatan lainnya. Hal-hal tersebut kemudian didiskusikan oleh narasumber-narasumber yang handal di bidangnya.
”Kami harap setelah pulang dari sini ilmu kami akan semakin bertambah dan juga bisa bermanfaat di rumah sakitnya masing-masing,” tuturnya.
Ketua DPC IKATEMI Pati Muhammad Lukman Hakim menjelaskan, sistem kelistrikan memiliki peran yang penting terhadap alat kesehatan. Oleh sebab itu, teknisi kelistrikan medis penting untuk mengetahui daya atau kemampuan yang seharusnya dibutuhkan oleh alat-alat kesehatan tertentu.
”Alat kesehatan itu kelistrikannya harus sesuai, kemudian nanti saumpama listrik mati, UPS juga harus siap sedia. Kekuatan UPS kita berapa, karena alat besar seperti CT-Scan atau MRI itu butuh tegangan yang cukup, dari waktu ke waktu pengetahuan ini harus selalu di upgrade,” ungkapnya di hadapan teknisi kelistrikan medis.
Editor: Budi Santoso



