Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Arpusda Kudus Jadwalkan Belusukan ke Daerah Pinggiran

Murianews, Kudus – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kudus menjadwalkan perpustakaan keliling di daerah-daerah pinggiran. Ini dilakukan untuk pemerataan literasi dan peningkatan minat baca di wilayah yang kurang terjamah.

Kepala Dinas Arpusda Kudus Samani Intakoris menuturkan, program perpustakaan keliling di daerah pinggiran ini dinamai Hinterland Literasi. Program ini akan berjalan sesegera mungkin.

”Sudah kami jadwalkan untuk segera dimulai, kami ingin menyasar masyarakat di wilayah yang masih minim akses literasinya, istilahnya kami yang menghampiri mereka. Ini salah satu terobosan dari kami untuk mencerdaskan warga Kudus secara bertahap,” ujar Samani Sabtu (5/8/2023).

Dia menambahkan, program ini sangat bisa dikolaborasikan dengan program perpustakaan desa milik pemerintah pusat. Sehingga dampak yang dirasakan lebih bisa maksimal dan lebih cepat mendapatkan hasil.

”Kalau perpustakaan desa itu kan di balai desa ya biasanya, bila memang sudah ada, kami akan menyasar lainnya seperti sekolah, pondok pesantren atau di perkumpulan remajanya. Jadi tidak akan tumpang tindih, saling melengkapi dan berjalan bersama untuk tujuan yang sama,” samgung dia.

Untuk jenis buku yang dibawa sendiri, adalah berupa buku konvensional maupun buku online yang saat ini sudah masuk perpustakaan online milik Pemkab Kudus, yakni iKudus.

Samani pun memastikan Dinas Arpusda akan terus menginisasi inovasi-inovasi yang tujuannya untuk memberdayakan masyarakat Kudus. Tentu saja, peningkatan literasi baca di kalangan warga Kudus tidak akan dikesampingkan. Melainkan dikolaborasikan dengan cara-cara yang lebih menyenangkan.

Seperti peningkatan minat baca dengan mengkolaborasikannya bersama seni dan budaya hingga hal-hal yang bisa menarik minat baca warga lainnya.

”Kami akan menghadirkan inovasi-inovasi yang di sisi lain bisa memberdayakan masyarakat, tapi juga tidak meninggalkan tujuan utama kami untuk peningkatan minat baca warga. Karena sejatinya semua awal yang baik berawal dari belajar dan membaca,” tandasnya.

 

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler