Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), mendapatkan limpahan untuk perawatan sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi dari pemerintah pusat maupun provinsi. Dengan begitu, beban perawatan ruas jalan oleh Pemkab Kudus pun akan bertambah.

Sejumlah ruas jalan tersebut di antaranya adalah Jalan Jember-Mijen di ruas jalan Kelurahan Purwosari menuju Desa Mijen. Ruas itu sebelumnya ditangani oleh pemerintah provinsi.

Selanjutnya adalah ruas Jalan Agil Kusumadya menuju lampu merah RS Mardi Rahayu Kudus juga diserahkan ke Pemkab. Sebelumnya, ruas itu adalah milik nasional.

”Memang bebannya (anggaran) bertambah karena belum tentu juga ruasnya ditambah tapi anggarannya juga ikut ditambah,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus Arif Budi Siswanto, Rabu (9/8/2023).

Meski demikian, pihaknya akan mengupayakan perawatan jalan dengan anggaran yang tersedia. Dia juga mengakui jika untuk saat ini saja, anggaran yang ada belum terlalu maksimal.

”Untuk saat ini kami menggunakan sistem skala prioritas, di perubahan nanti juga akan dilakukan hal yang sama,” tuturnya.

Pada anggaran perubahan mendatang, Dinas PUPR dimungkinkan akan mendapat sontekan dana untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

Sementara ruas jalan rusak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bertambah sebanyak 17 persen di awal tahun 2023 ini. Padahal sebelumnya, di akhir 2022 kemarin, ruas jalan rusak hanya ada sekitar 9 persen saja dari total panjang jalan di Kudus sepanjang 636 kilometer.

 

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler