Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Pemkab Kudus melalui Dinas Arpusda (Arsip dan Perpustakaan Daerah) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, siap menyokong program Polda Jawa Tengah. Yakni program peningkatan literasi di Kota Kretek, Kudus.

Caranya adalah dengan menyuport ketersediaan buku bacaan untuk tingkat sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Akhir (SMA) di sejumlah kepolisian sektor (Polsek) di Kudus. Buku-buku itu kemudian akan didistribusikan kembali kepada masyarakat untuk peningkatan literasi.

Pendistribusian pertama Dinas Arpusda, dilaksanakan di Polsek Undaan, Kecamatan Undaan, Rabu (30/8/2023). Total ada sekitar 60 buku aneka judul dan tema yang disumbangkan kepada Polsek Undaan.

Pendistribusian selanjutnya akan dilakasanakan di Polsek Kaliwungu dan Bae. Buku-buku tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat.

”Kami mendapat surat dari Polsek Undaan yang mana merupakan terusan dari Kapolda Jateng soal program peningkatan literasi di Kudus, tentu ini kami sambut baik dan akan kami dukung semaksimal mungkin,” ucap Kepala Dinas Arpusda Kudus, Samani Intakoris.

Dia menambahkan, peningkatan literasi di Kabupaten Kudus memang perlu dilakukan secara gotong royong. Semakin banyak pihak yang konsen terhadap hal ini, maka semakin cepat pula peningkatan literasi bisa terjadi di Kudus.

Saat ini, tingkat minat baca di Kudus masuk pada kategori sedang, dengan tingkat persentase sebesar 45,8 persen. Kemudian untuk indeks peningkatan literasi masyarakat juga berada di kategori sedang, dengan tingkat prosentase 58,6 persen.

”Karena itu saya sangat hormat dengan Kapolda Jateng, program peningkatan literasi ini memang tidak hanya akan mempengaruhi kecerdasan saja, melainkan juga meningkatkan kualitas hidup hingga meningkatkan keamanan dan tentunya kesejahteraan masayarakat,” pungkasnya.


Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler