Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Warga Desa Bulungcangkring RT 1 RW 8, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sosok bayi, Minggu (5/11/2023) sore. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di bawah pohon bambu di pekarangan rumah warga setempat.

Bayi tersebut ditemukan oleh saksi mata dengan keadaan tanpa terbungkus apapun dengan kondisi ari-ari yang masih menempel. Di tubuh bayi juga masih tersisa darah-darah bekas proses kelahiran.

Kapolsek Jekulo AKP Lukhar mengatakan, bayi pertama kali diketemukan oleh pemilik rumah saat akan membersihkan pekarangan rumahnya di mana banyak daun bambu kering yang berserakan.

”Pemilik rumah yakni Ibu Sunarti ini membersihkan rumah. Namun saat melihat sekitar dia nampak ada seperti boneka di bawah pohon bambu. Saat dihampiri, yang dikira boneka ini ternyata bayi dan masih hidup,” katanya pada Murianews.com, Minggu malam.

Setelah itu, sambung Lukhar, Sunarti langsung membawa bayi tersebut ke rumah ketua RW setempat dan membersihkan sisa-sisa kotoran yang menempel pada tubuhnya.

”Saat itu kami menerima aduan dan langsung bergegas ke lokasi bersama bidan desa untuk dilakukan penanganan,” tambahnya.

Saat ini sendiri, bayi tersebut telah mendapatkan penanganan intensif usai dibawa bidan desa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus. Belum diketahui siapa yang meletakkan bayi malang tersebut. Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler