Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bersama relawan Desa Japan sempat kesulitan saat mengevakuasi pendaki wanita yang terjatuh di jurang Gunung Muria, Sabtu (27/1/2024).

”Sangat menantang, karena memang tebingnya curam sekali, para relawan cukup kesulitan dalam mengevakuasi korban,” ucap salah satu relawan yang ikut evakuasi , Bambang pada Murianews.com, Sabtu (27/1/2024) malam.

Dia mengungkapkan, korban jatuh tepat di area jurang sebelum puncak Argopiloso Gunung Muria. Adapun kemiringannya bisa mencapai 80 hingga 90 derajat.

Cuaca yang sempat turun hujan juga membuat tanah di area tersebut licin. Sehingga membutuhkan konsentrasi ekstra. Korban sendiri dievakuasi dengan cara digendong.

”Kami pasang tali sebagai alat bantu kami untuk naik dan turun, korban dievakuasi dengan digendong,” ungkapnya.

Korban sendiri berinisial NF (21) dan merupakan warga Kabupaten Grobogan. Dia dievakuasi dengan selamat. Hanya, korban mengalami cidera di kaki kirinya.

Selain itu, lamanya proses evakuasi dan cukup derasnya hujan di Gunung Muria membuat yang bersangkutan mengalami kedinginan.

Insiden sendiri bermula ketika kornam dan rombongan pendakinya mulai turun dari puncak sekitar pukul 12.00 WIB. Di perjalanan, korban dan rombongan melakukan istirahat sampai pukul 12.45. Selang beberapa waktu, korban dan rombongan melanjutkan perjalanannya.

Di tengah perjalanan turun itulah korban terpeleset jatuh ke jurang dengan kedalaman 80 meter dan tersangkut di pohon sehingga tidak jatuh terlalu dalam.

Korban sendiri, sempat ditolong teman-teman pendakinya dengan menggunakan akar pepohonan yang diikat dan dijuntaikan ke bawah. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler