Curah Hujan Tinggi, Puluhan Ribu Warga Kudus Terdampak Banjir
Anggara Jiwandhana
Jumat, 7 Februari 2025 10:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kudus, Jawa Tengah, mencatat ada sebanyak 64 ribuan warga Kudus yang terdampak banjir akibat hujan deras yang turun di Kota Kretek, Kamis (7/2/2025) kemarin.
Puluhan ribu warga tersebut berasal dari 40 desa di enam kecamatan di Kabupaten Kudus. Yakni di Kecamatan Kaliwungu sebanyak delapan desa, Jekulo enam desa, Mejobo 11 desa, Undaan dua desa, Bae enam desa dan Kecamatan Jati tujuh desa.
Kepala pelaksana harian BPBD Kudus Mundir mengungkapkan, banjir yang terjadi di 40 desa tersebut merupakan banjir limpasan. Sebagian besar sudah mulai surat pada pagi ini, namun beberapa desa juga masih tergenang air.
Untuk ketinggian airnnya diperkiran dimulai dari 20 hingga 100 sentimeter.
”Seperti beberapa desa di Kecamatan Mejobo itu ada Payaman, Gulang dan Mejobo. Kemudian di Jati di daerah Tanjungkarang itu juga masih ada genangan,” ucap Mundir Jumat (7/2/2025).
Selain menggenangi desa, banjir limpasan ini juga menggenang di sejumlah ruas jalan di Kudus.
Ruas Jalan Lingkar...
- 1
- 2



