Tujuh Santri Masih Terjebak Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny
Anggara Jiwandhana
Selasa, 30 September 2025 12:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Sidoarjo — Sebanyak tujuh santri diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan musala Pondok Pesantren atau Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kabar baiknya, tujuh santri terjebak reruntuhan tersebut masih bisa berkomunikasi dengan tim petugas gabungan yang tengah melakukan evakuasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jawa Timur, Adhy Karyono, menyatakan upaya penyelamatan difokuskan pada mereka yang masih terdeteksi hidup.
”Kita masih fokus melanjutkan untuk penyelamatan atau evakuasi yang masih hidup dan terdeteksi ada tujuh lagi. Ada satu sektor yang di belakang satu orang, kemudian di tengah satu orang, di samping kanan lima orang,” ujar Adhy Karyono sebagaimana dilansir dari detikcom Selasa (30/9/2025).
Adhy menambahkan, komunikasi dengan tujuh santri yang tertimbun tersebut terus dilakukan. Tim juga telah memberikan suplai makanan ke lokasi mereka terjebak.
”Suplai makan kita lakukan, tapi lukanya, mungkin terjepit, belum dapat dipastikan. Kami targetkan yang hidup selamat,” tegasnya.
Hingga saat ini, proses evakuasi dengan bantuan alat canggih dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) masih berlangsung intensif.
Data sementara dari SAR Surabaya mencatat sudah ada 98 korban yang ditemukan selamat dan tiga orang meninggal dunia. Pihak berwenang belum dapat memastikan jumlah keseluruhan korban yang terdampak dalam insiden bangunan ambruk ini.



