Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta –  BMKG memulai operasi Teknologi Modifikasi Cuaca untuk melindungi daratan
Indonesia dari ancaman tiga siklon tropis sekaligus. Operasi ini menjadi prioritas nasional, di mana cuaca Jateng menjadi salah satu titik fokus utama pengalihan awan hujan jatuh di pemukiman.

Operasi modifikasi cuaca Jateng ini akan dilakukan bersamaan dengan wilayah Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.

Tim gabungan melakukan penyemaian awan menggunakan bahan NaCl (garam dapur) di atas perairan guna mencegat pertumbuhan awan hujan ekstrem yang dibawa oleh siklon tropis agar jatuh di laut sebelum mencapai daratan.

Langkah strategis ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Senin kemarin.

BMKG sendiri memantau adanya tiga bibit siklon tropis aktif. Yakni  Bakung, bibit siklon 93S, dan bibit siklon 95S yang saat ini sedang mengepung wilayah selatan tanah air.

”Operasi ini sangat krusial agar curah hujan yang sangat tinggi tidak menumpuk di pemukiman padat penduduk. Fokus kami adalah memastikan cuaca tetap terkendali meski dikepung siklon tropis,” jelas Teuku Faisal dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (15/12/2025).

Kekhawatiran BMKG meningkat seiring naiknya status Siklon Bakung menjadi Kategori 2 di barat daya Lampung.

Bergera menjauh... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News