Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jambi – Sebuah video singkat yang menunjukkan sebuah peristiwa janggal viral di media sosial. Video tersebut merekam momen di mana terdengar teriakan histeris dan gedoran keras dari dalam sebuah mobil boks berpendingin yang terparkir di pinggir jalan tol area Sebapo, Muaro Jambi.

Peristiwa teriakan dalam mobil boks yang terekam pada Jumat (13/12/2025) ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @yoamuah.

Dalam rekaman tersebut, suasana terasa sangat tegang karena mobil boks jenis Thermo King itu mengeluarkan suara jeritan pria yang meminta bantuan dari balik pintu boks yang tertutup rapat.

Perekam video terdengar panik saat menjelaskan situasi yang ia saksikan. Ia menduga ada seseorang yang terjebak atau disekap di dalam boks pengangkut barang tersebut.

Ges, ada orang di dalam boks ini, minta keluar, jerit-jerit minta keluar. Ini lagi di pinggir jalan tol, ini mobil Thermo King. Ada orang di dalamnya, mau keluar sepertinya,” ujar suara pria dalam rekaman tersebut.

Narasi yang beredar di TikTok bahkan sempat mengarah ke kasus yang serius, yakni adanya praktik perdagangan manusia (human trafficking). Mengingat mobil tersebut adalah boks pendingin yang kedap udara, keselamatan orang di dalamnya pun dipertanyakan.

Bukan perdagangan manusia...  

Kepolisian dari Polsek Mestong segera bertindak. Melalui kolom komentar di unggahan viral tersebut, akun resmi Polsek Mestong memastikan jika laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim.

Tak butuh waktu lama bagi aparat untuk melacak keberadaan mobil tersebut dan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding besi mobil boks bermuatan buah durian itu.

Setelah dilakukan penyelidikan, Kapolsek Mestong, Iptu Hengki Lesmana, akhirnya membeberkan fakta sebenarnya. Ia memastikan adanya dugaan perdagangan manusia sama sekali tidak benar.

Suara teriakan dalam mobil boks dan gedoran tersebut ternyata berasal dari sopir mobil boks itu sendiri. Hal ini bermula dari perselisihan atau cekcok hebat antara sang sopir dan kernetnya dalam perjalanan dari Jambi menuju Palembang.

”Intinya viral di TikTok bukan indikasi perdagangan manusia, melainkan hanya cekcok perselisihan antara sopir dan kernet mobil buah,” jelas Iptu Hengki, dikutip dari TribunJambi.com.

Menurut keterangan polisi, saat terlibat perselisihan di tengah jalan, sang kernet entah bagaimana berhasil mengunci sopirnya di dalam ruang boks belakang.

Berpisah...  

Karena merasa terancam dan terjebak di ruang dingin, sang sopir pun berupaya memberontak dengan menggedor dinding mobil dan berteriak meminta tolong kepada siapa pun yang lewat.

Kehebohan tersebut mereda setelah beberapa pengendara lain yang curiga memaksa mobil berhenti. Sang kernet akhirnya bersedia membukakan pintu belakang dan membebaskan sopirnya.

Pasca kejadian tersebut, keduanya memutuskan untuk mengakhiri perselisihan dengan cara berpisah. Sang sopir melanjutkan perjalanan membawa mobil ke arah tujuan. Sementara kernet tinggal di lokasi kejadian dan pergi ke arah lain.

Pihak kepolisian memastikan kasus ini sudah ditutup karena kedua belah pihak sepakat untuk tidak membuat laporan resmi ke Mapolsek Mestong. Dengan demikian, misteri suara jeritan di Tol Sebapo ini murni disebabkan oleh perselisihan internal rekan kerja.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News