Tragedi Cinta Segitiga, Guru SD Meninggal Ditikam Mantan Kekasih
Anggara Jiwandhana
Jumat, 13 Maret 2026 09:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Sumut – Peristiwa tragis menimpa seorang tenaga pendidik di Kota Dumai, Tika Plorentina (26). Guru kelas 3 SD Santo Tarcisius tersebut ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk di rumah kontrakannya yang berlokasi di Gang Horas, Bukit Datuk, Dumai Selatan, pada Kamis (12/3/2026).
Pihak kepolisian bergerak cepat mengidentifikasi pelaku yang diduga kuat berinisial BM, mantan kekasih korban. Motif pembunuhan sadis ini disinyalir dipicu oleh konflik asmara atau cinta segitiga.
Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, mengungkapkan sebelum kejadian, korban sempat menghubungi kekasihnya saat ini, David Edwardo Sitorus, untuk meminta perlindungan. Korban merasa tidak nyaman karena sang mantan pacar (BM) berencana datang menemuinya.
Saat BM tiba di lokasi, terjadi konfrontasi antara dirinya dengan David. BM mempertanyakan hubungan keduanya karena ia merasa masih berstatus sebagai pacar korban.
”BM juga meminta klarifikasi kepada korban. Jawaban yang sama, korban mengaku ada hubungan asmara dengan David dan minta BM untuk pulang,” jelas AKBP Angga Febrian Herlambang.
Meski BM sempat terlihat meninggalkan lokasi pada malam sebelumnya, situasi berubah mencekam pada pagi hari.
Sempat cek...
- 1
- 2



