Dari sisi ketahanan pangan, pemerintah daerah, sambung Samani turut mewaspadai potensi lonjakan harga serta kebutuhan bahan pokok, BBM, dan elpiji.
Samani memerintahkan pengetatan pengawasan distribusi pangan guna mencegah peredaran produk kedaluwarsa atau mengandung zat berbahaya di pasar-pasar tradisional maupun modern.
”Pengawasan distribusi pangan harus diperketat, termasuk memastikan tidak ada peredaran makanan kedaluwarsa maupun yang mengandung bahan berbahaya,”
Di sisi lain, perbaikan infrastruktur seperti jalan rusak, optimalisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), hingga pengecekan fungsi CCTV di titik-titik rawan juga menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.
Mendukung langkah pemerintah daerah, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyatakan kesiapan personel kepolisian dalam pengamanan arus mudik. Pihaknya akan mendirikan tiga posko utama di lokasi strategis.
Murianews, Kudus – Bupati Kudus, Samani Intakoris, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama Forkopimda di Pendapa Belakang, Jumat (13/3/2026).
Pertemuan ini bertujuan mematangkan strategi pengamanan dan memastikan kenyamanan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Bupati menekankan agar seluruh instansi memperkuat sinergi dalam mengawal arus mudik serta menjaga stabilitas wilayah selama masa Lebaran tahun ini.
Salah satu poin dalam instruksi Bupati adalah pemanfaatan aset daerah untuk membantu pemudik. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta membuka lahan parkir kantor masing-masing sebagai tempat penitipan kendaraan bagi warga yang pulang kampung.
”Setiap OPD kami minta membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik dengan memanfaatkan lahan parkir kantor masing-masing dan menyiapkan petugas piket jaga,” ujar Samani Intakoris.
Selain keamanan kendaraan, Pemkab Kudus juga menyiagakan fasilitas kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, termasuk akses ambulans darurat melalui nomor 119 yang beroperasi penuh.
Ketahanan pangan...
Dari sisi ketahanan pangan, pemerintah daerah, sambung Samani turut mewaspadai potensi lonjakan harga serta kebutuhan bahan pokok, BBM, dan elpiji.
Samani memerintahkan pengetatan pengawasan distribusi pangan guna mencegah peredaran produk kedaluwarsa atau mengandung zat berbahaya di pasar-pasar tradisional maupun modern.
”Pengawasan distribusi pangan harus diperketat, termasuk memastikan tidak ada peredaran makanan kedaluwarsa maupun yang mengandung bahan berbahaya,”
Di sisi lain, perbaikan infrastruktur seperti jalan rusak, optimalisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), hingga pengecekan fungsi CCTV di titik-titik rawan juga menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.
Mendukung langkah pemerintah daerah, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyatakan kesiapan personel kepolisian dalam pengamanan arus mudik. Pihaknya akan mendirikan tiga posko utama di lokasi strategis.
Lokasi pos...
Yakni Pos Terpadu di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Pos Pelayanan di Terminal Kudus dan Pos Pengamanan di SPBU Krawang (Jalur Kudus–Pati).
”Masing-masing posko nantinya dilengkapi fasilitas pelayanan bagi pemudik, seperti bengkel, derek, serta area istirahat (rest area) untuk membantu pengendara yang mengalami kendala,” jelas Kapolres.
Kapolres juga telah berkoordinasi dengan pengelola jalan nasional untuk menangani beberapa titik jalan rusak serta menambah penerangan di lokasi yang dinilai masih gelap demi keselamatan para pengguna jalan.