Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026 jatuh pada hari Sabtu (21/3/2026). Keputusan ini merupakan hasil dari Sidang Isbat yang dilaksanakan Kementerian Agama dan berbagai lembaga Islam, Kamis (19/3/2026)

Penetapan Lebaran 2026 di hari Sabtu tersebut diambil setelah melalui rangkaian pengamatan hilal (rukyatul hilal) yang tersebar di 117 titik di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan laporan dari tim pemantau di lapangan, posisi bulan baru belum memenuhi kriteria visibilitas yang dipersyaratkan secara nasional.

Data di lapangan seluruh Indonesia menunjukkan posisi hilal di seluruh Indonesia berada pada rentang 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik.

Sementara itu, sudut elongasi terpantau antara 4 derajat 32 menit 42 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. Secara hisab, angka-angka tersebut belum memenuhi kriteria MABIMS untuk menetapkan Lebaran 2026 pada hari sebelumnya.

”Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal yang terlihat, disepakati 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar dalam Sidang Isbat.

Simbol kebersamaan...  

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler