Gedung SMAN 7 Mataram Roboh Saat Jam Belajar, 4 Orang Terluka
Anggara Jiwandhana
Selasa, 19 Mei 2026 16:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Lombok – Gedung SMAN 7 Mataram roboh secara tiba-tiba saat proses belajar mengajar dilangsungkan pada Selasa (19/5/2026) siang.
Peristiwa gedung SMAN 7 Mataram roboh itu terjadi sekitar pukul 12.30 WITA dan mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram, PSC 119 RSUD Kota Mataram, dan BPBD Kota Mataram langsung meluncur ke lokasi usai menerima panggilan darurat dari salah seorang guru.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Mataram, Rudi Suryawan, menjelaskan sesampainya di area sekolah, tim penyelamat segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak manajemen SMAN 7 Mataram untuk memastikan jumlah korban.
”Terkonfirmasi empat orang korban telah dibawa ke puskesmas setempat dalam keadaan sadar dengan luka ringan sebelum tim penyelamat tiba di lokasi,” jelas Rudi, dilansir dari feedgram, Selasa (19/5/2026).
Para korban dilaporkan dalam kondisi stabil dan tengah mendapatkan perawatan medis akibat luka ringan yang mereka diderita.
Pihak berwenang bersama instansi terkait masih melakukan pemeriksaan di area runtuhnya bangunan guna memastikan keamanan lingkungan sekolah dan menyelidiki penyebab pasti ambruknya fasilitas pendidikan tersebut.



