Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, NTT – Gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 5,3 guncang Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (26/7/2026) pukul 18.57 WITA.

Gempa bumi ini mengakibatkan kerusakan pada bangunan Puskesmas Bati di Desa Nefokoko, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kepala Dinas Kesehatan TTS, Ria Tahun, mengonfirmasi guncangan gempa menyebabkan plafon di area loket dan beberapa ruangan puskesmas roboh.

Meski terdapat kerusakan fisik, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

”Keselamatan petugas dan pasien itu utama, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tetap berjalan seperti biasa,” ujar Ria dilansir detikbali, Senin (27/7/2026).

Listrik yang sempat terputus pascagempa kini telah dipulihkan oleh PLN.

Perbaikan ulang... 

Karena bangunan puskesmas tersebut baru selesai direnovasi pada 2025 dan masih dalam masa pemeliharaan, Dinkes TTS langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk perbaikan ulang.

Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berlokasi di darat pada jarak 18 km arah timur laut Kota Kupang dengan kedalaman 44 km.

BMKG memastikan gempa tektonik ini tidak berpotensi tsunami.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini