Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusKecelakaan terjadi di ruas Jalan Tol Japek (Jakarta-Cikampek) saat sebuah bus tabrak pembatas jalan. Kecelakaan itu mengakibatkan lalu lintas di KM 31 Tol Japek tersendat.

Insiden ini terjadi pada Kamis (11/4/2024) pagi, dan dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kecelakaan ini disebutkan hanya membuat arus lalu lintas di Tol Japek mengalami ketersendatan.

Dilansir dari kantor berita Antara, petugas pusat informasi Jasamarga, Muchtar menyatakan kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal. Hanya sebuah bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Untuk kendaraan busnya menabrak pembatas jalan," ungkap Muchtar saat dihubungi pukul 08.18 WIB, Kamis (11/4/2024).

Kecelakaan terjadi di jalur bawah. Saat ini, bis telah digeser ke bahu jalan agar lalu lintas dapat mengalir kembali. Muchtar menyampaikan kecelakaan bus menabrak pembatas jalan membuat lalu lintas arah Cikampek padat.

"Dari KM 30 ke 31 padat yang jalur bawah. Setelah KM 31 lancar kembali," ujarnya.

Sejumlah kecelakaan terjadi di sejumlah ruas jalan tol pada musim mudik Lebaran Idulfitri tahun ini. Sebuah insiden fatal sebelumnya terjadi di KM 58 Jalan tol Jakarta-Cikampek. Kecelakaan ini melibatkan bus, Terios, dan GranMax.

Kecelakaan itu terjadi saat contraflow diterapkan di ruas tol ini. Sebanyak 12 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan mengerikan ini. Meski demikian Menko PMK Muhadjir Effendy mengklaim jumlah kecelakaan pada musim mudik Lebaran tahun ini menurun.

"Angka kecelakaan kita turun sampai sekitar 53 persen, jadi ini sangat tinggi. Hanya ada kejadian yang sangat kita prihatinkan yaitu kemarin tumbukan di KM 58 yang mengakibatkan 12 orang meninggal dalam satu kendaraan," kata Muhadjirdi Jakarta, Rabu (10/4/2024).

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler