Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, seperti yang sebelumnya digagas oleh Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan oleh Dedek Prayudi, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, pada Sabtu (18/1/2025), di Bandung, seperti dilansir dari Antara. Pernyataan ini sekaligus menegaskan sikap Pemerintah terkait IKN.

"Komitmen Presiden Prabowo terhadap IKN tidak lebih rendah dibandingkan dengan komitmen Presiden Jokowi," ujar Uki, sapaan akrab Dedek Prayudi, seperti dilaporkan oleh Antara.

Pemerintah Prabowo menunjukkan keseriusannya melalui kunjungan langsung ke IKN pada Desember 2024. Saat itu kemajuan berbagai infrastruktur di IKN ditinjau prose pemabangunannya.

Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan Masjid Nusantara. Fasilitas agama ini menjadi salah satu prioritas yang akan diutamakan dalam penyelesaian pembangunan IKN.

"Masjid Nusantara menjadi milestone penting dalam pembangunan IKN. Proyek ini berjalan tanpa perlambatan, meski pendanaannya kini beralih dari 100 persen APBN ke proporsi yang lebih kecil," jelas Uki.

Uki mengungkapkan bahwa investasi dari pihak domestik maupun asing terus mengalir. Dalam hal ini memang tidak selalu dipublikasikan secara besar-besaran.

Investor...%NEW_PGE%

"Investor semakin yakin terhadap keseriusan pemerintah dalam membangun IKN. Pemerintah tetap mendorong penanaman modal, walaupun tidak selalu menjadi sorotan publik," kata Uki.

Meskipun proyek strategis nasional (PSN) era Presiden Jokowi tidak dihapus, fokus pembangunan di era Presiden Prabowo kini bergeser ke program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Itu terdiri atas delapan prioritas, dengan penekanan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Setiap pemerintahan memiliki pendekatan dan prioritas yang berbeda. PSN tetap berjalan, namun PHTC kini menjadi sorotan utama di era Presiden Prabowo," jelas Uki lebih lanjut.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan IKN akan tetap menjadi proyek berkelanjutan untuk mewujudkan pusat pemerintahan modern dan ramah lingkungan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, Presiden Prabowo berharap proyek ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga membangun identitas baru bangsa.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler