Info Haji 2025
Musim Haji 2025, Pemerintah Arab Saudi Keluarkan Larangan Visa
Budi Santoso
Selasa, 29 April 2025 10:41:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Menjelang musim haji 2025, Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah tegas dengan memberlakukan larangan sementara pemberian visa umrah dan kunjungan bagi warga dari 14 negara. Beberapa negara masuk dalam daftar kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi ini.
Seperti dilansir dari Gulf News dan Middle East Monitor, kebijakan larangan visa ini dilakukan Arab Saudi sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan mengelola keramaian di musim Haji 2025. Sejumlah negara terdampak kebijakan ini, termasuk Iran, Nigeria, Ethiopia, Somalia, Kongo, Libya, dan Sudan.
Larangan visa tersebut disebutkan mulai diberlakukan sejak 13 April 2025 dan akan berlangsung hingga berakhirnya musim haji. Masyarakat dari negara-negara yang masuk daftar tidak akan dapat mengajukan visa umrah atau visa kunjungan selama periode ini.
Dalam pengumumannya, Kementerian Haji dan Umrah Saudi menekankan, visa kunjungan tidak memberikan hak kepada pemegangnya untuk melaksanakan ibadah haji. Semua pemegang visa umrah yang saat ini berada di Arab Saudi diwajibkan meninggalkan Mekkah paling lambat pada 29 April 2025.
Musim haji tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai malam 6 Juni hingga 11 Juni 2025, dengan Hari Raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada 8 Juni 2025, tergantung pada penampakan bulan. Pihak berwenang Arab Saudi mengimbau semua calon jamaah untuk mematuhi seluruh peraturan, merencanakan perjalanan secara cermat, dan memastikan memiliki dokumen resmi sebelum berangkat.
Arab Saudi menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kelancaran dan keamanan ibadah haji, terutama di tengah lonjakan jumlah jamaah pascapandemi. Semua calon jamaah diimbau untuk mentaati semua aturan yang telah ditetapkan.



