Jembatan Bailey Dibangun di Garoga, Pulihkan Akses Warga
Budi Santoso
Jumat, 19 Desember 2025 17:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Tentara dari Satuan Tugas Yonzipur I/DD membangun jembatan bailey di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pembangunan jembatan ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat bencana.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menjelaskan, pembangunan jembatan bailey tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan infrastruktur pascabencana yang dilakukan TNI bersama mitra kerja terkait.
“Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari penanganan infrastruktur pascabencana untuk memulihkan akses transportasi masyarakat,” kata Asrul di Medan, Jumat (19/12).
Ia menyebutkan, sebanyak 43 personel Satgas Yonzipur I/DD dikerahkan dalam pekerjaan pembangunan jembatan bailey itu. Mereka bekerja di bawah komando Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo.
Jembatan bailey yang dipasang memiliki bentangan sepanjang 44 meter dengan lebar 3,75 meter. Jembantan ini mampu menahan beban hingga 30 ton.
Menurut Asrul, secara teknis proses pemasangan jembatan bailey ini dilaksanakan oleh PT Nindya Karya dengan dukungan penuh dari Satgas Yonzipur I/DD di lapangan. Pada tahap awal, pekerjaan difokuskan pada perakitan material jembatan serta persiapan abutmen di sisi sungai.
Selain itu, personel juga melakukan perakitan kawat mal bronjong serta pengisian pasir dan batu ke dalam jumbo bag atau karung berukuran besar sebagai penguat konstruksi jembatan. Sehingga jembatan bailey bisa bertahan dalam waktu lama.
“Pelaksanaan awal itu difokuskan pada perakitan material pemasangan jembatan, penyiapan material abutmen di sisi tepi dekat sungai,” ujarnya.
Cuaca...
- 1
- 2



