Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Balikpapan – Gelombang pasang laut setinggi hingga 3 meter berpotensi melanda wilayah pesisir Kalimantan Timur pada 2–4 Februari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi ini berisiko mengganggu aktivitas pelabuhan, permukiman, hingga tambak warga.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, mengatakan pasang laut tidak hanya menghambat bongkar muat di pelabuhan. Tetapi juga berpotensi masuk ke kawasan permukiman pesisir.

“Selain membahayakan aktivitas masyarakat dan anak-anak yang bermain di pantai, pasang laut juga bisa merendam tambak ikan dan garam milik warga,” ujarnya, seperti dilansir Antara, Minggu (1/2/2026)

BMKG Balikpapan mencatat sejumlah wilayah rawan terdampak dengan potensi pasang laut ini. Teluk Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, diperkirakan mengalami pasang laut tertinggi mencapai 3 meter pada 2 Februari pukul 19.00 Wita, dengan surut terendah 0,2 meter pada dini hari.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di perairan Balikpapan, dengan puncak pasang laut setinggi 3 meter pada waktu yang sama. Wilayah pesisir yang terdampak langsung mencakup Samboja dan Samboja Barat (Kutai Kartanegara), Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, hingga Kabupaten Paser.

Di kawasan tersebut masih banyak tambak aktif, sehingga pasang laut dikhawatirkan menyeret hasil budi daya warga seperti udang, ikan, dan kepiting. Peringatan dini juga berlaku untuk muara Sungai Berau, yang diperkirakan mengalami pasang laut hingga 2,8 meter pada 4 Februari malam, serta muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi) dengan potensi pasang mencapai 2,9 meter pada 3 Februari malam.

BMKG mengimbau warga pesisir, terutama para petambak, untuk melakukan langkah pengamanan sejak dini guna meminimalkan risiko kerugian akibat genangan pasang laut dan arus yang kuat.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler