Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Grobogan, Sabtu (21/3/2026) malam. Peristiwa ini mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah serta pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan utama.

Menurut keterangan tertulis dari BPBD Grobogan, Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi sejak pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Kondisi tersebut diperparah dengan angin kencang yang menyebabkan pohon trembesi tumbang di kawasan Alun-alun Purwodadi, tepatnya di depan kantor BRI, sehingga menutup akses jalan sementara.

Selain itu, peristiwa bencana dan banjir ini dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Purwodadi, sebuah pohon trembesi tumbang dan menutup akses jalan.

Sedangkan di Kecamatan Grobogan terjadi luapan banjir. Terjadi luapan air dari kawasan hutan Kendeng Utara menyebabkan genangan di Jalan Raya Purwodadi–Pati, tepatnya di pertigaan Ketapang serta merendam permukiman warga di RT 02 RW 08.

Berikutnya di Desa Klambu, terjadi banjir menggenangi jalan kampung setinggi 10–50 cm dan masuk ke rumah warga setinggi 5–10 cm. Lalu di Desa Penganten, genangan mencapai 30–50 cm di jalan kampung dan 5–10 cm di dalam rumah warga.

Hingga Minggu (22/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, banjir di wilayah terdampak banjir di Grobogan dilaporkan telah surut. Warga mulai membersihkan sisa lumpur yang terbawa banjir, khususnya di Desa Penganten.

Sementara itu, penanganan pohon tumbang dijadwalkan dilakukan pada Minggu (22/3/2026) pagi hari setelah dilakukan asesmen dan koordinasi dengan instansi terkait.

Dampak...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler