Skandal Chat Guru SMP Randublatung Viral, Disdik Blora Turun Tangan
Budi Santoso
Kamis, 9 April 2026 12:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Kasus dugaan chat tidak pantas guru ke siswi di Blora menyita perhatian publik. Skandal Chat yang beredar luas di media sosial ini menjadi viral dan memicu kekhawatiran tentang batas etika antara guru dan murid terutama di ruang digital.
Dugaan perilaku tidak pantas seorang oknum guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, viral. Itu terjadi setelah tangkapan layar skandal chat WhatsApp-nya beredar di media sosial. Kasus ini langsung memantik reaksi cepat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blora(Disdik Blora).
Konten percakapan atau chat tak pantas tersebut pertama kali diketahui diunggah oleh akun Instagram @tentangblora.id. Unggahan skandal chat oknum guru ini memperlihatkan interaksi antara guru berinisial P dengan seorang siswinya.
Komunikasi itu disebut diduga telah berlangsung sejak November 2025. Dalam skandal chat yang viral tersebut, sang guru diduga beberapa kali mengajak siswi bertemu secara pribadi, bahkan tanpa memperbolehkan kehadiran teman.
Tak hanya itu, isi pesan dalam skandal chat yang viral di Blora juga menuai sorotan karena mengandung kata-kata yang dinilai tidak pantas. Oknum Guru SMP Negeri di Randublatung tersebut juga disebut meminta akun media sosial milik siswinya. Sehinga semakin memperkuat dugaan pelanggaran etika profesional.
Menanggapi hal ini, seperti dilansir dari detikJateng, Sekdin Disdik Blora, Nuril Huda, menyatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut. Selanjutnya Disdik Blora akan segera mengambil langkah sesuai kewenangannya terkait skandal chat guru yang viral ini.
“Yang bersangkutan akan kami panggil ke dinas untuk dimintai klarifikasi. Prosesnya tetap sesuai aturan dan menjunjung asas praduga tak bersalah,” ujar Nuril, Rabu (8/4/2026).
Sanksi...
- 1
- 2



