Banjir di Rembang Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah dari Lumpur
Cholis Anwar
Senin, 30 November 2020 12:12:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Desa Mondoteko, Rembang Sudarto mengatakan, akibat banjir tersebut ada puluhan rumah warga yang rusak. Saat ini, warga gorong royong untuk membantu memperbaiki rumah-rumah itu.
"Ada yang rusak, tapi tidak begitu parah. Kalau aktivitas warga ya, bersih-bersih. Karena banjir ini kan mendadak, warga tidak bisa mengamankan perabot rumah tangga. Sehingga ada yang terbawa air, ada yang masih di dalam, tapi kotor," ungkapnya, Senin (30/11/2020).
Selain rumah, lanjutnya, ada juga saluran air yang rusak. Karena memang banjirnya tinggi dan aliran airnya cukup deras. Apalagi, saluran air yang ada saat ini tidak begitu lebar.
"Salurannya ini kan sempit. Sementara debit air cukup tinggi. Ya, saluran tidak mampu menampung air, sehingga meluber ke perumahan warga," imbuhnya.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Pramojo mengatakan, setidaknya ada bebetapa hal yang menyebabkan banjir di wilayah Rembang. Pertama karena curah hujan tinggi dengan waktu yang cukup lama.
"Kemudian beberapa sungai saat ini sudah mengalami pendangkalan. Bahkan ada juga yang mengalami penyempitan. Dengan kondisi seperti ini, tentu ketika hujan deras, sungai tidak kuasa menahan laju air," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



