Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Rembang - Sebanyak lima nelayan asal Desa Sarangmeduro, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang sempat dikabarkan hilang oleh warga setempat. Hal itu lantaran perahu yang ditumpangi lima nelayan tersebut tak kunjung pulang.

Selain itu, ada kabar pula bahwa perahu nelayan tersebut mati mesin di Perairan Bonang, Kecamatan Lasem. Bahkan kabar yang beredar di antara para nelayan lain, situasi mereka terombang ambing di lautan.

Laporan adanya nelayan hilang itu juga diterima oleh SAR Semarang pada Selasa (24/8/2021) kemarin. Namun pada Rabu (25/8/2021) sekitar Pukul 16.30 WIB, perahu berhasil menepi di Pelabuhan Bonang dalam keadaan selamat.

Kejadian tersebut menimpa M Tamsir (56),  Rofiq (50), Riswan Hadi (47) Mukti (46) dan Jumari (45) semuanya warga Sarangmeduro, Kecamatan Lasem.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian Selasa (24/08/21) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari kelima nelayan berangkat mencari ikan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Bonang, Kecamatan Lasem menuju Perairan Bonang.

"Biasanya nelayan tersebut pada siang hari sudah pulang namun sampai saat ini belum pulang. Diduga perahu mengalami masalah mesin dan terombang-ambing di laut," ungkapnya.

Informasi kejadian hilangnya perahu tersebut dilaporkan pihak keluarga kepada Pos SAR Jepara untuk mencari keberadaan kapal dan lima Person on Boat (POB).

Dengan informasi tersebut Kepala Kantor SAR Semarang memperintahkan Koordinator pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Operasi pencarian tim SAR gabungan dilakukan dengan metode penyisiran dengan menggunakan perahu karet dari TPI Bonang ke arah Perairan Bonang.Setelah upaya pencarian oleh tim SAR gabungan, tim mendapatkan info bahwa perahu tersebut telah sandar di Pelabuhan TPI Bonang."Informasinya perahu tersebut memang mengalami masalah pada gardan, sehingga perahu tidak bisa jalan dan akhirnya terombang ambing sekitar 20 Nautil Mil Utara Pantai Lasem," imbuh Heru.Tuas gardan tersebut bisa diperbaiki oleh awak kapal  dan perahu tersebut hidup bisa jalan kembali menuju TPI Bonang dengan selamat."Setelah kami konfirmasi dan benar bahwa 5 nelayan tersebut telah selamat sampai pelabuhan maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatunnya masing- masing," pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler