Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Muntahan tersebut meluncur sejauh 800 meter yang mengarah ke sisi tenggara atau ke arah Besuk Kobokan, Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang.

Berdasarkan laporan periodik Pos Pengamatan Gunung Api Semeru pada periode 29 Maret pukul 00.00-06.00 WIB, gunung Semeru terpantau mengalami 21 kali letusan.

Baca: Gunung Semeru Kembali Muntahkan Lava Pijar Sejauh 2 Kilometer 

Lebih dari itu, Gunung Semeru juga diketahui mengalami 2 kali guguran dan 5 kali gempa tremor harmonik.

Aktivitas vulkanis Gunung Semeru berupa guguran lava pijar terpantau kamera CCTV di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang pada Rabu dini hari.”Gunung semeru masih Level 3, Siaga. Guguran lava pijar teramati sejauh 800 meter ke arah tenggara,” ujar Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengutip Detik.com, Rabu (29/3/2023).Kendati demikian, BPBD Lumajang tetap mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di radius 13 kilometer dari puncak gunung semeru.Baca: Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta WaspadaMasyarakat juga dilarang untuk melakukan aktivitas di radius 500 meter dari sempadan sungai hingga 17 kilometer disepanjang aliran lahar.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler