Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kondisi saat ditemukan kerangka itu 90 persen tubuh sudah membusuk dan tinggal tersisa tulang-belulang. Sehingga tidak dikenali identitasnya.

Kapolsek Gedangan, AKP Yoyok Supandi mengatakan, diperkirakan mayat itu sudah meninggal dunia lebih dari 30 hari. Kini, kerangka tersebut sedang diautopsi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Baca: Begini Kronologi Penemuan Mayat Perempuan Difabel di Karangkebagusan Jepara

Dia juga mengatakan, berdasarkan identifikasi luar tim Inafis Satreskrim Polres Malang, kerangka manusia itu diduga berjenis kelamin laki laki.

”Namun, untuk penyebab kematiannya kami belum bisa mengidentifikasi, karena tubuhnya sudah rusak. Kami sedang menunggu hasil autopsi RSSA Malang,” ungkapnya mengutip Kompas.com, Rabu (5/4/2023).Selain tubuhnya yang telah rusak, juga tidak ada pakaian yang menempel pada kerangka manusia itu, hanya terdapat gelang karet di tangannya.Baca: Ada Darah Tercecer di Dekat Lokasi Penemuan Mayat Perempuan di Hotel Blora”Ciri-ciri lain, tingginya sekitar 155 meter,” tuturnya.Selama ini, Yoyok juga menyebut tidak ada laporan kehilangan yang masuk di wilayah Polsek Gedangan.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler