Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Yana, diduga terlibat dalam kasus suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet di wilayah Kota Bandung.

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, penangkapan Wali Kota Bandung itu terkait kasus pengadaan CCTV dan Jaringan Internet.

Baca: KPK OTT Wali Kota Bandung

KPK sebelumnya membenarkan telah menciduk Yana dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Jumat (14/4/2023) sejak siang hingga malam hari.

”Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet,” kata Ali mengutip Kompas.com, Sabtu (15/4/2023).
Dalam OTT tersebut, KPK tidak hanya mengamankan Wali Kota Bandung, tetapi juga ada beberapa orang lain yang turut terlibat dalam dugaan kasus tersebut.”Beberapa orang yang ditangkap di antaranya, benar Wali Kota Bandung,” ujar Ali.Baca: Jokowi Tanggapi OTT KPK Terkait Proyek Jalur Kereta Api yang DiresmikannyaAli mengatakan, saat ini Yana sudah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.KPK akan mengumumkan perkembangan pemeriksaan Yana lebih lanjut.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler