Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, peristiwa ledakan diduga mercon itu terjadi di rumah milik milik Zaini di Dusun Bulangan, Desa Beluk Kenek, Ambunten, Sumenep. Diduga, ledakan itu diduga dipicu dari ledakan petasan jenis sreng dor.

”Terjadinya ledakan rumah diduga dari petasan jenis sreng dor,” ujarnya mengutip Detik.com, Selasa (18/4/2023).

Baca: Ngaji NgAllah Suluk Maleman: Menjadi Manusia Merdeka

Widiarti ledakan tersebut terjadi pada Senin (17/04/2023) sekitar pukul 17.00 WIB atau menjelang waktu warga berbuka puasa.

Rumah itu sendiri ambruk rata dengan tanah. Yang terlihat masih berdiri hanya bagian depannya saja, namun belakangnya sudah rata dengan tanah.
Widiarti sendiri belum mengetahui detail apa yang meledak sehingga rumah tersebut bisa ambruk rata dengan tanah.Dalam kejadian tersebut dua orang yang ada di dalam rumah terluka. Mereka langsung dilarikan ke RSUD Moh. Anwar Sumenep.Baca; Jual Obat Mercon, Dua Warga Grobogan Terancam 20 Tahun Bui”Korban dua orang, Rahma (35) dan Adam (75), masih keluarga peilik rumah” imbuhnyaPolisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan tersebut.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler