Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Buaya tersebut ditangkap saat berada di Desa Persiapan Awang. Pennagkapan pun dilakukan pada malam hari, yakni pada Sabtu (6/5/2023) lalu sekitar pukul 21.00 Wita.

”Tadi malam (Sabtu) kita berhasil tangkap buayanya. Jenis buaya muara dengan ukuran panjang sekitar 4 meter,” kata Perencana BKSDA NTB Ivan Juhandara mengutip Kompas.com, Senin (8/5/2023).

BacaAnakan Buaya yang Ditemukan di Kudus Diberi Nama Bogel, Banyak yang Nawar

Menurutnya, perburuan buaya tersebut dilakukan selama tujuh hari lamanya sejak Senin lalu, dan berhasil mengevakuasi buaya dengan cukup alot, karena saat ditangkap di perairan, buaya terus melawan dan ingin melepaskan diri.

”Lumayan kita berjibaku melakukan evakuasi buayanya, kita menggunakan mobil Crane, untuk diangkat ke mobil truk,” kata Ivan.

Setelah dievakuasi ke darat, selanjutnya buaya muara tersebut akan dibawa ke Taman Bintang di Kabupaten Lombok Utara untuk dirawat.

”Kita bawa ke lembaga konservasi yang kita kenal umumnya di Kebun Binatang Lombok Utara,” kata Ivan.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat sekitar agar  waspada terhadap daerah rawa yang menjadi habitat para buaya.”Kalau yang awal kita temukan ada dua buaya tapi kita tidak bisa pastikan berapa jumlahnya, karena ini hewan liar. Artinya untuk mengantisipasi konflik satwa ini kita harus waspada terhadap lokasi habitat buaya ini, mungkin ada anaknya atau keturunan kita gak tau,”kata Ivan.BacaBuaya 3,5 Meter di Akar Seribu Jepara LepasDalam observasi kami ini, pihaknya mengaku melihat ada dua buaya. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan jumlah pastinya.”Kalau yang awal kita temukan ada dua buaya tapi kita tidak bisa pastikan berapa jumlahnya, karena ini hewan liar. Artinya untuk mengantisipasi konflik satwa ini kita harus waspada terhadap lokasi habitat buaya ini, mungkin ada anaknya atau keturunan kita gak tau,” kata Ivan.  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler