Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril menyebut, setiap tahun penderita sifilis memang mengalami peningkatan. Bahkan jika dilihat dari 2018 ke 2022 mengalami lonjakan hingga 70 persen.
Per 2022 lalu, jumlah penderita sifilis yang terdeteksi di Indonesia mencapai 20.783 kasus. Angka tersebut merupakan angka dengan lonjakan yang cukup besar jika dibandingkan pada 2018 lalu dimana angka kasus sifilis hanya sebesar 12.484.
Baca: PMI Kudus Temukan Darah Hasil Donor Mengandung HIV dan Sifilis
”Jadi pasien yang ditemukan setiap tahunnya terus bertambah, sampai sekarang mengalami lonjakan hingga 70 persen,” katanya mengutip CNNIndonesia.com, Senin (15/5/2023).
Sifilis merupakan penyakit yang tak hanya menyerang orang dewasa. Anak-anak, bahkan bayi bisa terkena penyakit yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum ini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



