Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Karena itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah mengumpulkan para penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia di Makkah. Mereka diberikan pengingat untuk melakukan persiapan terbaik dalam melayani jemaah haji.

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan tiba di Makkah Al-Mukarramah pada tanggal 1 Juni 2023. Kloter pertama embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 01) akan menjadi rombongan pertama yang tiba di Kota Kelahiran Nabi setelah menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi selama 40 waktu.

Baca: Lima Jemaah Haji Embarkasi Solo Tertunda Berangkat ke Tanah Suci, Ini Sebabnya

Kepala Bidang Katering Haji Muhammad Agus Syafi' menjelaskan bahwa ada 54 dapur yang akan menyediakan makanan bagi seluruh jemaah. Para penyedia konsumsi diminta untuk sangat cermat dalam distribusi agar makanan yang diberikan kepada jemaah haji layak dikonsumsi.

”Tiap dapur harus cermat memperhatikan semua aturan yang sudah disepakati, baik dari segi menu hingga waktu distribusi makanan,” ungkap Agus mengutip laman resmi Kemenag, Selasa (30/5/2023).

Dia juga mengingatkan jika akan ada pengawas yang memantau setiap pelayanan konsumsi. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada para jemaah, harus lebih maksimal.”Perlu diingat juga bahwa akan ada sanksi bagi dapur yang terlambat dalam melakukan distribusi makanan kepada jemaah,” tambahnya.Sementara Kepala Seksi Pelayanan Konsumsi Daker Makkah, Benny Darmawan menyampaikan hal yang serupa. Ia menekankan bahwa penyedia konsumsi jemaah haji harus benar-benar memperhatikan jadwal distribusi makanan.Baca: Menag Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi KertajatiProses distribusi ini sangat penting karena berkaitan dengan asupan makanan yang akan memengaruhi kesehatan para jemaah.”Penyedia konsumsi harus mempersiapkan tutup kotak lebih awal karena jemaah diperkirakan akan tiba di Makkah pada tanggal 1 Juni mendatang. Jika ada dapur yang tidak menggunakan tutup kotak sesuai standar yang telah disepakati, maka akan ada sanksi yang diberikan,” pungkasnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler