Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Papua – Polisi telah menangkap Panglima Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) Wilayah IV Bomberay, Viktor Makamuke (41), di Kota Sorong, Papua Barat Daya.Viktor saat ini masih menjalani penyelidikan terkait kasus yang menjeratnya, yakni kasus dugaan makar.”Iya benar ada penangkapan (Panglima TNPB Wilayah IV Bomberay),” ujar Kasat Reskrim Polres Sorong Selatan, Iptu Muharyadi, mengutip detik.com, Jumat (7/7/2023).BacaJokowi Jawab Alasan Ibu Kota Negara Tidak Dipindah di PapuaViktor Makamuke ditangkap oleh Polres Sorong Selatan di Jalan Baru, Kota Sorong pada Rabu (5/7/2023) sekitar pukul 10.00 WIT. Setelah penangkapan, Panglima TNPB tersebut dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Muharyadi belum memberikan rincian mengenai kasus yang menjerat Viktor Makamuke. Polisi masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut terkait kasus tersebut.”Kami masih melakukan penyelidikan dan dalam waktu dekat akan merilis informasi secara resmi,” papar Muharyadi.Informasi yang dihimpun, selain menjabat sebagai Panglima TNPB Wilayah IV Bomberay, Viktor juga merupakan Penasehat Militer Kodap IV wilayah Sorong Raya sejak tahun 2018.BacaBawa Empat Penumpang, Pesawat Semuwa Air Hilang Kontak di PapuaPada tahun 2019, Viktor pernah ditangkap oleh Polres Teluk Bintuni karena terlibat dalam aksi mengangkat dan membawa bendera bintang kejora di Bintuni.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler