Bendera Sepanjang 1000 Meter Dibentangkan di Pantai Nusantara Lambeta
Cholis Anwar
Senin, 19 Agustus 2024 13:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Lembata – Bendera sepanjang 1000 meter dibentangkan di Pantai Nusantara, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Senin (19/8/2024). Hal tersebut diinisiasi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Relawan Bakti BUMN Batch VI 2024.
Senior Vice President (SVP) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Indonesia, Junianto Simare menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
”Pupuk Indonesia memiliki tanggung jawab sosial yang tidak hanya terbatas pada pengembangan masyarakat di sekitar perusahaan, tetapi juga untuk wilayah yang jauh, khususnya wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) seperti Desa Wowong dan Desa Hadakewa di Kabupaten Lembata, NTT,” ungkapnya dikutip dari Antara.
Selain menggelar upacara bendera, Pupuk Indonesia bersama Relawan Bakti BUMN juga meluncurkan Program Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase), yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lembata. Program ini sudah dimulai sejak awal 2024 dan akan berlangsung selama tiga tahun ke depan.
”Kami berupaya mengoptimalkan sektor pertanian untuk mendorong kemajuan pariwisata di Lembata, sehingga tercipta kemandirian ekonomi bagi masyarakat setempat,” tambah Junianto.
Kepala Desa Wowong, Jubir Latif Leki, menyampaikan bahwa sebanyak 300 orang masyarakat setempat terlibat dalam pembentangan bendera ini.
”Ini menjadi kebanggaan bagi kami di Desa Wowong. Bentangan bendera di pesisir Pantai Nusantara yang baru dirintis ini diharapkan membuat tempat wisata ini semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya dengan antusias.
Jubir menambahkan, kegiatan serupa akan diadakan kembali pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun depan, dengan rencana untuk memperpanjang ukuran bendera di setiap tahunnya.
”Kami berharap momen ini semakin menarik perhatian dan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi lokal,” tandasnya.



