Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pejabat senior pemerintah Azerbaijan mengonfirmasi kemungkinan jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines di Aktau, Kazakhstan, pada Rabu (25/12/2024), disebabkan oleh serangan misil Rusia.

Pernyataan ini muncul setelah media Azerbaijan mengutip hasil penyelidikan awal yang menunjukkan keterlibatan sistem rudal Pantsir dalam insiden tersebut. 

Dikutip dari Antara, pesawat Embraer 190 itu sedang dalam perjalanan dari Baku, Azerbaijan, menuju Grozny, Chechnya, Rusia, dengan membawa 67 penumpang.

Pesawat dilaporkan kehilangan kontak radar ketika melintasi wilayah udara Rusia akibat dugaan gangguan sistem pertahanan elektronik.

Pesawat baru terdeteksi kembali di atas Laut Kaspia sebelum akhirnya jatuh sekitar 3 kilometer dari kota Aktau, di pesisir Laut Kaspia, Kazakhstan. 

Otoritas Kazakhstan mengonfirmasi, dari 67 penumpang, 38 orang meninggal dunia, sementara 29 lainnya berhasil selamat. Investigasi gabungan oleh pemerintah Azerbaijan dan Kazakhstan sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan. 

Meskipun Azerbaijan Airlines dan dinas transportasi udara federal Rusia menyatakan kemungkinan pesawat jatuh akibat bertabrakan dengan sekawanan burung, foto-foto di lokasi kejadian menunjukkan kerusakan besar berupa lubang pada bagian ekor pesawat.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler