Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Kabar gembira bagi para guru honorer di Indonesia bahwa mereka akan mendapatkan bantuan Rp 300 ribu per bulan dari pemerintah.

Kebijakan ini rencananya akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo pada hari ini, Jumat (2/5/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di salah satu sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

”Insya Allah nanti ada pencanangan program transfer langsung ke guru honorer, masing-masing guru mendapat Rp 300 ribu per bulan,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen menjelaskan, pemberian bantuan ini merupakan program prioritas Presiden Prabowo. Mekanisme penyalurannya akan dilakukan langsung ke rekening masing-masing guru honorer, serupa dengan sistem penyaluran izin sertifikasi bagi guru Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain bantuan untuk guru honorer, Presiden Prabowo juga dijadwalkan untuk mengumumkan bantuan pendidikan sebesar Rp 3 juta per semester bagi guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan D4 atau S1 dan ingin melanjutkan kuliah.

”Kemudian, bantuan untuk guru yang belum D4 atau S1 itu masing-masing Rp 3 juta per semester,” ujar Mu’ti.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikdasmen mengungkapkan program prioritas lain yang akan dicanangkan oleh Presiden Prabowo, yaitu program pembangunan atau rekonstruksi sebanyak 10.440 sekolah di seluruh Indonesia.

Selain itu juga program digitalisasi sekolah melalui pemberian bantuan kelas pintar untuk 15.000 sekolah.

”Untuk peluncuran pembangunan sekolah, kita rencanakan tahun ini akan dibangun atau direnovasi 10.440 sekolah,” ungkapnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler