Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tengah mengusulkan anggaran tak terduga kepada pemerintah pusat menyusul kerusakan parah yang diakibatkan gempa bumi magnitudo 6,0 pada Jumat (23/5/2025).

Tercatat, sebanyak 140 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat guncangan tersebut.

”Masing-masing pemerintah provinsi dan juga kota memiliki anggaran tak terduga ataupun anggaran yang bisa digunakan ketika terjadinya bencana dan ini akan kami usulkan pemerintah pusat untuk menggunakan anggaran tersebut,” kata Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi dikutip dari Antara.

Dedy menjelaskan, usulan anggaran tak terduga ini bertujuan agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak. Namun, besaran nilai yang diusulkan masih dalam tahap perhitungan.

Selain merusak rumah warga, gempa tersebut juga berdampak pada enam fasilitas umum di Kota Bengkulu, meliputi dua sekolah, dua masjid, satu kantor camat, dan satu balai pertemuan.

Untuk memberikan tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak parah, Pemkot Bengkulu mempersilakan korban gempa untuk menempati Balai Merah Putih.

Kabar baik datang dari pihak swasta, di mana Pengembang Perumahan Rafflesia Griya Asri menyatakan kesediaannya untuk membantu membangun ulang rumah warga yang terdampak gempa.

”Pengembang perumahan telah mengontak saya, mereka akan membantu paling tidak bersama-sama dengan pemerintah,” ungkap Dedy.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler