Presiden Prabowo Bakal Bangun Satu Juta Unit Rusun Harga Terjangkau
Cholis Anwar
Senin, 16 Juni 2025 14:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangun 1 juta unit rumah susun (rusun) dengan harga terjangkau dalam tahun pertama masa pemerintahannya.
Komitmen ini disampaikan Presiden Prabowo di hadapan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan jajaran pejabat tinggi kedua negara.
”Saya bangga menyampaikan bahwa saya mendapat laporan bahwa tahun ini kami akan membangun satu juta unit rumah susun terjangkau,” kata Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraannya di Parliament House, yang diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (16/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan kekagumannya atas keberhasilan Singapura dalam menyediakan perumahan bagi seluruh warganya.
”Saya selalu mengagumi keberhasilan Singapura, khususnya dalam hal perumahan bagi seluruh warganya. Dalam kehidupan nyata, kita diperbolehkan meniru praktik terbaik. Ini yang saya sebut copy with pride,” ujarnya.
Prabowo menegaskan, Indonesia akan melanjutkan inisiatif pembangunan hunian terjangkau yang telah dirintis oleh Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, namun dengan skala yang lebih masif dan percepatan pembangunan.
Pemerintah Indonesia menggandeng investor dari Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengatasi krisis backlog perumahan nasional.
Rencana awal mencakup pembangunan 1 juta unit rusun di Jakarta, khususnya di lahan eks kompleks DPR Kalibata, Jakarta Selatan.
Rencana ini difokuskan bagi generasi milenial dan Gen Z yang seringkali kesulitan memiliki atau menyewa rumah di ibu kota akibat tingginya harga properti.



