Kemensos Gelar Retret Kepala Sekolah Rakyat, Selaraskan Visi Bersama
Cholis Anwar
Selasa, 17 Juni 2025 11:32:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar retret tahap pertama bagi 53 kepala Sekolah Rakyat yang telah lulus seleksi.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan komprehensif sekaligus menyamakan persepsi para pemimpin sekolah yang akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan, retret ini merupakan bagian penting dari proses persiapan sebelum Sekolah Rakyat resmi beroperasi.
”Ini bagian dari team building juga. Kemudian, karena ini penyelenggaraan untuk pertama kalinya, kami perlu menyamakan persepsi, persepsi kami mengenai Sekolah Rakyat harus disamakan,” ujar Saifullah Yusuf usai membuka Retret Kepala Sekolah Tahap 1 di Pusdiklatbangprof Kemensos, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).
Retret yang diikuti oleh 53 kepala sekolah ini akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin (16/6/2025) hingga Jumat (20/6/2025). Selama periode tersebut, para kepala sekolah akan menerima beragam materi pembekalan dari berbagai narasumber terkemuka.
”Ini berlangsung lima hari, nanti ada banyak materi. Ada juga kami minta bantuan TNI, dalam hal ini untuk membantu kedisiplinan, untuk membuat jadwal sebagaimana retret-retret yang sudah kami lakukan,” jelas Menteri Sosial.
Selain TNI, Kemensos juga menggandeng Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kementerian HAM) sebagai narasumber.
Pembukaan sekolah rakyat...
- 1
- 2



