Kapolri Mutasi Empat Komjen, Termasuk Ketua KPK dan Kepala BNPT
Cholis Anwar
Rabu, 25 Juni 2025 12:32:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap empat perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) pada Selasa (24/6/2025).
Mutasi ini dilakukan dalam rangka pensiun, atau menandai berakhirnya masa bakti para jenderal bintang tiga ini di posisi sebelumnya.
Berdasarkan surat telegram bernomor ST/1421/VI/KEP, empat Komjen yang dimutasi adalah Komjen Pol Setyo Budiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua KPK, dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Itwasum Polri.
Kemudian Komjen Pol Eddy Hartono, yang kini menjabat sebagai Kepala BNPT, dimutasi menjadi Pati Densus 88.
Komjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi, yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di Kementerian ATR/BPN, dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.
Selanjutnya Komjen Pol Lotharia Latif, yang tengah menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Kelautan dan Perikanan, dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka pensiun.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya sejumlah mutasi ini.
Ia menjelaskan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan proses regenerasi di tubuh Polri.
”Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi,” ujar Brigjen Trunoyudo dikutip dari Antara, Rabu (25/6/2025).



