Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Yogyakarta – Sebanyak 22 wisatawan dilaporkan tersengat ubur-ubur di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), selama momen libur panjang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

Seluruh korban, yang mayoritas adalah anak-anak, langsung ditangani oleh petugas di pos pantau tanpa perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad memastikan penanganan cepat telah diberikan kepada mereka yang tersengat ubur-ubur.

”Kalau kemarin hari Minggu (29/6/2025) di Parangtritis itu ada 22 yang kena itu,” kata Noviar dikutip dari Antara, Selasa (1/7/2025).

Menurut Noviar, kemunculan ubur-ubur saat ini terjadi di hampir seluruh wilayah pantai selatan DIY, tidak hanya di Gunungkidul tetapi juga dilaporkan di kawasan Pantai Parangtritis.

”Memang di sepanjang pantai sekarang ubur-ubur lagi muncul. Di sepanjang pantai di Gunungkidul, kemudian juga kemarin di Parangtritis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar korban sengatan adalah anak-anak yang tertarik untuk menyentuh ubur-ubur karena bentuk dan warnanya yang menyerupai mainan.

”Sebagian orang menganggap bahwa ubur-ubur itu seperti yang di SpongBob itu. Sementara ubur-ubur yang terdampar di pantai itu bentuknya kayak mainan, ada bentuk pelangi, ada biru, merah,” jelasnya.

Reaksi panas...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler