Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Lumajang – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan menutup sementara jalur pendakian di Gunung Semeru selama 10 hari, mulai 17 hingga 26 Agustus 2025.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Hari Raya Karo yang merupakan kepercayaan warga Suku Tengger.

Keputusan penutupan jalur pendakian Gunung Semeru ini tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor PG.11/T.8/TU/HMS.01.08/B/07/2025 yang ditandatangani oleh Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha.

”Aktivitas jalur pendakian di Gunung Semeru ditutup secara total mulai 17 hingga 26 Agustus 2025,” ujar Rudijanta dalam surat resminya, dikutip dari Detikjatim.com, Kamis (17/7/2025).

Surat pengumuman dari Balai Besar TNBTS ini juga menindaklanjuti surat dari Kepala Desa Ranupani Nomor 400.10.2/150/427.92.12/2025 tentang Permohonan Izin Penutupan Jalur Pendakian Semeru Sementara.

Aktivitas pendakian Gunung Semeru terakhir dilaksanakan pada Sabtu (16/8/2025), dan para pendaki wajib turun ke Ranupani pada Minggu (17/8/2025), paling lambat pukul 16.00 WIB.

Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan yang telah dibuat ini sebagai bentuk toleransi terhadap adat masyarakat Tengger.

”Mari kita bersama-sama menjaga dan menghormati budaya dengan mengikuti aturan yang ada,” terang Rudi.

Meski jalur pendakian Gunung Semeru ditutup, aktivitas kunjungan wisata dan berkemah di Ranu Regulo masih tetap dibuka. Jalur pendakian Gunung Semeru akan dibuka kembali pada 27 Agustus 2025.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler